

Bagaimanakah sikap Anda tentang pernyataan mundur Sultan Hamengku Buwono X pada pencalonan Gubernur DIY 2008 mendatang?
Float
Dewi Sandra
Kapten
Endank Soekamti
Neo
Yovie Feat. Monita
Numata
Acha Sepriasa & Irwansyah
Pixel
Slank
Istana (Pura) Pakualaman merupakan salah satu pusaka budaya di Kota Gudeg ini.
Pura Pakualaman terbentuk dari rangkaian bangunan yang menyatu di dalam lingkup
tembok keliling menjadi satu komplek seluas 5,4 ha. Sangat menarik untuk mengetahui
bahwa Pura Pakualaman menghadap ke selatan, sehingga berbeda dengan kraton kasultanan
yang secara keseluruhan menghadap ke utara.
Sebagai sebuah pusat pemerintahan, Pura Pakualaman juga dilengkapi dengan alun-alun, masjid, dan pasar. Selain itu juga ada pemukiman penduduk, para abdi dalem, dan bangunan fasilitas lainnya, yang kesemuanya menjadi kawasan kecamatan Pakualaman.
Anda akan melewati alun-alun Sewandana yang juga banyak ditanami pohon beringin, untuk masuk ke dalam komplek Pura Pakualaman. Setelah melewati gerbang utama yang disebut Regol Danawara, Anda akan melihat fasad regol dengan prasasti 7-8-1884 yang menandai masa regol ini dibangun. Di bagian dalam cepuri, terdapat taman dan bangunan inti, di antaranya pendapa Bangsal Sewatama, Dalem Ageng Prabasuyasa yang memuat pasren dan kamar pusaka, Bangsal Sewarengga, Gedhong Maerakaca, Bangsal Parangkarsa, dan Gedong Purwaretna.
Bangunan-bangunan tersebut di atas sebagian berfungsi seremonial dan ada pula yang menjadi bangunan penunjang kehidupan sehari-hari Sri Paku Alam dan keluarga intinya. Selain itu, masih terdapat juga komponen pelengkap seperti kantor, istal, dan kandang menjangan.



arep (Jawa)
depan (Indonesia)
front (English)
obah ing ngarep, obet ing buri (bergerak di depan, melenggang di belakang)
Jika pemimpin salah bertindak, maka rakyat dan bawahan akan menirunya.
Silakan mengisi tanggal lahir Anda Tampilan dalam bentuk pop up
Aku datang kejogja Tahun 96. Jogja masih adem, makan masih murah, mau jalan kemana-mana
aman, ke kampus STTNas Babarsari naik bis masih Rp.150,-, pokoke murah, aman dan nyaman. Suasana
itu yg bikin aku betah di Jogja. Sekarang aku pulang ke kampungku Kalimantan Timur
dengan
membawa hadiah ...
Sumanjaya,ST(30) - pengusaha