Agung Jaya was born in Palembang, January 31st 1973 and now he lives in Jogja. This artist follows various exhibition and pours his reflection into the whole artworks from his recognizition of languages and logics.
In 1996, Agung Jaya contributed in Pameran Kelompok Misi Grafis 93 at Galeria Mall Yogyakarta, Pameran Kartun ISI III at Bentara Budaya Yogyakarta, Pameran FKY VIII at Benteng Vredenburg Yogyakarta, Pameran "Dialog 2 Kota" IKJ-ISI at TIM Jakarta and at Purna Budaya Yogyakarta,
In 1997, he also participated in Pameran FKY IX at Benteng Vredenburg Yogyakarta, Pameran Dies Natalis ISI Yogyakarta, also in 1998, in Pameran "Kelompok Bengkel" at Hotel IBIS Jakarta, Pameran FKY X at Benteng Vredenburg Yogyakarta, Pameran Dies Natalis ISI Yogyakarta, and was also noticed in 1999, Pameran Seni Grafis Indonesia 1999 at TIM Jakarta.
... it is a reflection into languages and logics that recently dominate (personally or environmently). Changes are very fast and they make us forget to values of morality, ethics, and humanity, as if peace and love are such an expensive element, an exclusive goat scape, easy to find ... EDAN (catalogue Pameran Seni Grafis Indonesia, 1999).




ampu (Jawa)
keras (Indonesia)
hard (English)
ora kena diampu-ampu (tidak boleh dikerasi)
Orang yang tidak dapat dikasari, harus diperlakukan secara lemah lembut.
Fill in your date of birth Display on pop up window
aku sudah meninggalkan jogja selama 6 tahun, sebelum berangkat studi lagi aku
sempat pulang jogja untuk pamit, dan sebulan sesudah aku di jerman, aku dapat
kabar rumahku hancur kena gempa, alhamdulillah keluargaku selamat, ingin rasanya
cepat-cepat melihat kota jogja yang tercinta, dan begitu ...
Wahyu Harso(32) - Dosen
Tell your friend about GudegNet
Code