H.M. Bakir is retired from lecturer of ISI Yogyakarta. Bakir is very skillful in "Seni Kriya" which was known as "Seni Kerajinan dan Pertukangan"; he established Seni Kriya. In 1950 Bakir learned at ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia) Bagian Seni Kerajinan dan Pertukangan. Four years later Bakir graduated Ijazah I Bagian III, then in 1955 graduated Ijazah II. September 1st 1956, he was appointed lecturer of ASRI at Bagian Seni Kerajinan dan Pertukangan.
His career, as an artist and PNS, was good. In 1970, with S.P. Gustami, Bakir established Sanggar BAGUS, stands for Bakir-Gustami. Sanggar BAGUS worked in batik painting which was popular at that time.
Some of his artworks are as follows: Topeng-Topeng Coklat 90x155, Topeng-Topeng Merah 90x155, Garuda Kembar Naga Biru 90x155, Dwi Naga Sisik Kuning 90x155, NagaMangsah, Tunggal Naga Garuda Ukel, Gajah Mungkur, and Untu Gelap. Other works are Gareng 90x70cm Batik 1971, Hostia, Kuda 1972, Laga, Gurdo, Dua Wajah, Gorogoro, Naga, Wajah-Wajah, Leher Kuda Pacu, Wanita, et cetera.




bangsa (Jawa)
mengambil (Indonesia)
to take (English)
bangsa parosa
Mengambil dengan paksa.
Fill in your date of birth Display on pop up window
Ternyata ada website seperti ini. seneng banget bisa tahu Yogya setiap harinya. Udah gak ada keluarga yang bisa dikunjungin di sana, jadi sepertinya website ini membuat saya merasa ingat kembali akan keluarga saya yang sudah almarhum dan almarhuman di sana.
Thanks gudeg.net
^^ ...
Siti Aflah Azizah(16) - Pelajar
Tell your friend about GudegNet
Code