The word "gunungan" in Javanese language means "like a mountain", or "similar in shape to a mountain". Gunungan is one of the physical manifest of thankfulness offerings ("sajen wilujengan" in Javanese) which is particularly made for specific purpose in a traditional ceremony such as "Wilujengan Negari" on every garebeg.
The shape of Gunungan Pawuhan is very similar to Gunungan Wadon. The top part is placed by a white flag. Below the flag, there are several bamboo sticks given small black balls called "picisan". Gunungan Pawuhan is also given "kain bangun tulak" and put on a giant dish structured from wood.




budhung (Jawa)
tuli (Indonesia)
deaf (English)
budhung mumuk
Tidak mau memikirkan orang lain, yang dipikirkan hanya makan dan tidur saja.
Fill in your date of birth Display on pop up window
Sudah lima bulan aku meninggalkan Jogja. Sekarang aku kerja di Kaltim, tapi aku selalu kangen Jogja. Uhh... pokoknya Jogja tiada duanya deh..
Untung ada gudegnet, so kangenku jadi terobati deh.
Makasih yaaa.... ...
yunias endar(22) - ngitung duit
Tell your friend about GudegNet
Code