
Salah satu objek wisata alam di
Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta adalah Waduk Sermo. Waduk yang terletak di
Bukit Menoreh, tepatnya di Dusun Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap ini
dapat ditempuh dengan perjalanan kurang lebih 6 km dari Kota Wates ke arah
barat. Perjalanan ke Waduk Sermo dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau
roda empat. Perjalanan ke lokasi yang menanjak dan berkelok-kelok tentu akan
menambah suasana petualangan di alam semakin terasa.
Lokasinya yang menghampar luas, hawa udaranya yang sejuk, serta keasrian dari deretan pepohonan liar yang masih terjaga membuat kawasan Waduk Sermo sebagai salah satu tujuan wisata alam yang tidak akan membosankan bagi siapa saja yang mencintai alam. Tak jarang di waduk ini akan kita temukan sejumlah orang yang tengah asik dengan perburuan memancing ikan. Memang Waduk Sermo terkenal dengan kawanan ikan nila, tetapi ada juga jenis ikan lain yang menghuni Waduk Sermo. Memancing di Waduk Sermo tidak dikenakan biaya alias gratis. Tetapi ada tempat-tempat tertentu di waduk ini yang dilarang sebagai tempat memancing karena berbahaya.
Anda dapat berwisata di Waduk Sermo dengan berkeliling menggunakan perahu wisata atau berkendaraan melewati jalan lingkar aspal sepanjang 21 km atau bersantai saja di bibir Waduk sambil menikmati hembusan angin yang menyejukkan.
Waduk ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 November 1996 dengan membendung Sungai Ngrancah. Sejak saat itu Waduk Sermo menjadi sumber air utama bagi pertanian di daerah sekitarnya. Luas genangan air Waduk Sermo menurut Pemkab Kulon Progo adalah kurang lebih 157 Ha dengan kondisi air yang masih jernih serta bentuknya berkelok-kelok. Waduk ini dapat menampung air 25 juta meter kubik dan dibangun selama dua tahun delapan bulan.



bubuk (Jawa)
bubuk (Indonesia)
powder (English)
matang bubuken
(1) Tidak melanjutkan gugatannya, karena putus asa atau menarik kembali gugatan; (2) Membuat perkara atau berurusan dengan bekas musuh.
Bagiku Yogya is the best.
Banyak kota aku kunjungi, banyak propinsi udah aku jajagi, namun Yogyaku tetap the best.
Walau beragam etnis namun dibawah naungan Ngerso Dalem semua adem ayem. Gejolak sih biasa, tapi sopan tidak anarkis.
Itulah ciri khas karakter orang Yogya sebagai pemikir menjauhi ...
Ardel(35) - Akuntan
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17