Museum Biologi UGM mulai dibuka
untuk umum sejak 1 Januari 1970. Tahun 1969 - 2001, pengelolaan Museum Biologi
ini berada di bawah tanggung jawab Drs. Anthon Sukahar sebagai ketua tim
pelaksana sekaligus Direktur
Museum yang pertama.
Koleksi Museum Biologi UGM ini adalah berbagai macam flora dan fauna yang
diawetkan. Koleksi tersebut adalah sebagai berikut :

Perawatan yang dilakukan terhadap koleksi museum ini, khususnya untuk koleksi
fauna, adalah dengan memasukkan awetan fauna-fauna tersebut ke dalam freezer
selama dua kali dalam satu kali perawatan. Tujuannya adalah untuk membunuh
telur serangga yang kemungkinan menempel pada awetan tersebut. Bisa juga
perawatan tersebut dilakukan dengan melakukan radiasi terhadap awetan tersebut
untuk membunuh telur serangga yang menempel pada awetan. Perawatan ini biasanya
dilakukan satu kali dalam setahun.
Di museum Biologi tersebut dapat dijumpai pula beberapa kotak Diorama. Di dalam
setiap kotak Diorama terdapat satu jenis atau sekelompok hewan yang berlatar
belakang habitat mereka yang diilustrasikan pada gambar tiga dimensi. Dengan
melihat diorama ini maka dapat dibayangkan kehidupan nyata dan habitat
hewan-hewan tersebut.
Selain koleksi awetan hewan dan tumbuhan, terdapat pula ruang display untuk
pengamatan mikroskopis.
Sebagai sebuah museum yang mengkhususkan dalam bidang ilmu pengetahuan dan
pendidikan, serta merupakan salah satu tujuan wisata, maka Museum Biologi UGM
bertujuan untuk :



dana (Jawa)
dana (Indonesia)
fund (English)
ambles atilar dana
Menghadapi jaksa dengan membawa uang suap.
hai joga ???kau adl salah satu kota impian hidupku,,besok kalau waktu itu tba aku pasti kesana ,,karena km adl salah satu dari kota langlangan buana ku .. ...
wiwin sumiati(18) - pelajar
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17