Desa wisata Garongan terletak di Wonokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta yang merupakan sebuah desa yang terletak dekat dengan Gunung Merapi. Karena letaknya yang dekat dengan Gunung Merapi inilah membuat Desa Garongan sering dikunjungi oleh para wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk menikmati keindahan Gunung Merapi. Keindahan tersebut terpancar lebih jelas karena Gunung Merapi yang terkenal sebagai Gunung yang aktif sering mengeluarkan asap yang mengisyaratkan kebesaran Sang Pencipta. Melalui Desa Garongan, pemandangan gunung Merapi akan terlihat utuh, berbeda dengan ketika pengunjung melihat di Kaliurang karena terbatas bukit-bukit.
Selain pemandangan Gunung yang menarik, Garongan juga memiliki potensi wisata yang dapat menarik pengunjung untuk datang ke Desa wisata ini. Desa ini memiliki areal persawahan yang segar dan asri serta wilayah perkebunan yang luas. Perkebunan inilah yang digunakan untuk penanaman Buah Salak Pondoh dan Salak gading. Hasil perkebunan di Desa Garongan ini telah memiliki standart ekspor keluar negeri sehingga pengelola selalu mempertimbangkan kualitas dari hasil perkebunan tersebut.
Sebagai lokasi perkebunan salak, wisatawan yang berkunjung dapat belajar untuk mengenal lebih dekat mengenai cara penanaman salak, belajar untuk mengetahui dan mempelajari tentang buah salah lebih dalam serta mengetahui cara memanen salak dengan benar sehingga tidak tertusuk duri. Namun, potensi wisata yang dimiliki oleh Desa wisata Garongan ini tidak berhenti sampai disini saja. Masih banyak potensi yang sengaja diciptakan dan dikelola dengan baik oleh masyarakat sekitar untuk dikembangkan menjadi Desa wisata.
Masyarakat Desa Garongan juga memiliki atraksi yang dapat dinikmati oleh para wisatawan. Atraksi kesenian tersebut diantaranaya adalah Gejog Lesung dan Kubrosswo. Tersedia juga paket objek daya tarik wisatadiantaranya adalah camping ground, tracking, pemancingan ikan, menangkap ikan serta makanan khas yang tersedia untuk dijadikan oleh-oleh seperti kipo, dodol salak, dan Kripik salak.



cekoh (Jawa)
bengkok (Indonesia)
bandy, crooked (English)
cekoh regoh
Orang yang sudah tua renta dan tidak berdaya lagi.
Setiap pulang ke Kalasan, tak pernah keluar kata bosan. Seandainya Jogja-Surabaya hanya 20 ribu, setiap Minggu aku pasti pulang..
Kuangennya sampai bikin batuk pilek, adem panas, bahkan aku pengen calon suami yang deket Jogja juga supaya aku punya alasan untuk selalu pulang ke Jogja.
Thank you ...
Agata Samaria(27) - Guru
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17