Terletak di kawasan pusat Kota Yogyakarta, sebuah wahana wisata baru untuk anak-anak yakni Taman Pintar dibangun sebagai wahana ekpresi, apresiasi dan kreasi dalam suasana yang menyenangkan.
Dengan moto mencerdaskan dan menyenangkan, taman yang mulai dibangun pada 2003 ini ingin menumbuhkembangkan minat anak dan generasi muda terhadap sains melalui imajinasi, percobaan, dan pemainan dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia yang berkualitas.
Taman Pintar juga ingin mewujudkan salah satu ajaran Ki Hajar Dewantara yaitu Niteni: Memahami, Niroake: Menirukan, dan Nambahi: Mengembangkan.
Zonasi Taman Pintar
Playground:
Daerah penyambutan dan permainan serta sebagai ruang publik bagi pengunjung.
Pada daerah ini disediakan sejumlah wahana bermain untuk anak seperti Pipa
Bercerita, Parabola Berbisik, Rumah Pohon, Air Menari, Koridor Air, Desaku
Permai, Spektrum Warna Dinding Berdendang, Sistem Katrol, Jembatan Goyang,
Jungkat-jungkit, Istana Pasir, Engklek, dan Forum Batu
Gedung Heritage:
Daerah ini diperuntukkan bagi pendidikan anak berusia dini (PAUD), yang terdiri dari anak-anak usia pra-sekolah hingga TK.
Gedung Oval:
Zona ini terdiri dari zona pengenalan lingkungan dan eksibisi ilmu pengetahuan, zona pemaparan, sejarah, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Gedung Kotak:
Gedung ini terdiri dari tiga lantai yakni lantai pertama zona sarana pelengkap Taman Pintar yang mencakup ruang pameran, ruang audiovisual, radio anak Jogja, food court, dan souvenier counter. Lantai dua zona materi dasar dan penerapan iptek terdiri dari Indonesiaku, jembatan sains, teknologi populer, teknologi canggih, dan perpustakaan. Sedangkan lantai tiga terdiri dari laboratorium sains, animasi dan tv, dan courses class.
JAM BUKA:
Setiap hari Selasa hingga Minggu pukul 09.00 - 16.00 WIB (Hari Senin Tutup)
FASILITAS:
- Alat peraga iptek interaktif
- ruang pameran dan audiovisual
- Food court
- Mushola
- Toko souvenir
- Pusat Informasi
TIPS & TRIK:
Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Taman Pintar (khususnya rombongan), sebaiknya melakukan konfirmasi terlebih dahulu maksimal tiga hari sebelum tanggal kunjungan. Rombongan minimal berjumlah 20 orang dengan membawa surat keterangan dari instansi yang bersangkutan.



angin (Jawa)
angin (Indonesia)
wind (English)
kumrisik tanpa kanginan (bergerisik tanpa terkena angin)
Meskipun tidak ada orang yang menuduh, hati seseorang yang merasa berbuat jahat tidak merasa tenteram.
Nama saya Hendro Plered, berita tentang Jogja klik saja gudeg.net.
Info tentang Jogja memang di sini tempatnya. Tetapi nuwun sewu, peristiwa seni budaya kelihatannya kurang tercover dengan lengkap.
Terus kalau bisa item-item di sini pakai Bahasa Jogja banget, jangan Bahasa Indonesia baku. Terlalu ...
Hendro Plered (38) - Buruh
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17