17 September 2014 |
Login | Daftar
Eng
Lotus 2014 (redesign)
x

Peta www.pantirapih.or.id Kirim Pesan ke Rumah Sakit Panti Rapih

Rumah Sakit Panti Rapih

Jl. Cik Ditiro No. 30 Yogyakarta INDONESIA 55223
telp: +62-274-563333, 515709, 514845 fax: +62-274-564583

RS Panti Rapih berdiri sejak th 1929 sebagai pengejawantahan semangat cinta kasih kepada sesama yang menderita. Dikelola oleh Yayasan Panti Rapih dalam jalinan kerjasama dengan suster-suster cinta kasih St. Carolus Boromeus. Sasaran utama adalah menyelenggarakan pelayanan kesehatan paripurna yang sebaik mungkin dengan biaya terjangkau.

JAM BESUK

Pagi: 10.30 - 11.30 WIB
Sore: 16.30 - 17.30 WIB

SEJARAH

Pada bulan Januari 1929, tibalah lima orang Suster Cintakasih St. Carolus Borromeus untuk melayani orang sakit di daerah Yogyakarta. Mereka adalah Sr. Gaudentia Brand, Sr. Yudith de Laat, Sr. Ignatia Lemmens, Sr. Simonia, dan Sr. Ludolpha de Groot (yang tersebut pertama dan kedua saat ini masih berada di Nederland). Atas prakarsa dan usaha Ir. Schmutzer, Direktur pabrik Gula di Ganjuran, dibangunlah sebuah Rumah Sakit. Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Ny. C.T.M. Schmutzer van Rijckevorsel pada tanggal 15 September 1928. Dan pembangunan dapat diselesaikan pada pertengahan bulan Agustus 1929. Pada tanggal 25 Agustus 1929, Mgr. Van Velsen, SJ berkenan memberkati bangunan baru tersebut. Pada tanggal 14 September 1929 secara resmi rumah sakit ini dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII dengan nama Rumah Sakit "Onder de Bogen."
 
Beberapa tahun kemudian Sri Sultan Hamengku Buwono VIII juga berkenan menghadiahkan sebuah mobil ambulance kepada Rumah Sakit Onder de Bogen. Bangunan yang dihiasi dengan lengkungan-lengkungan dan nama Onder de Bogen, lengkaplah sudah nostalgia bagi para Suster CB yang berdinas di rumah sakit ini akan rumah induk biara Suster-suster CB di Maastricht, Belanda. Para Suster melayani dan merawat orang sakit, meringankan penderitaan sesama sesuai dengan ajaran Injil tanpa memandang agama maupun bangsa. Sedikit demi sedikit penderita datang untuk dilayani dan dirawat. Semakin lama semakin bertambah dan meningkat jumlahnya. Diantara pada penderita tersebut sebagian besar adalah para pejabat Belanda dan kerabat Kraton. Sultan Hamengku Buwono VII sendiri menjelang wafatnya juga sempat dirawat di rumah sakit ini.

Pada tahun 1942 datanglah bangsa Jepang untuk menjajah Indonesia tercinta ini. Dalam waktu singkat, penderitaan besar segera melanda seluruh penjuru Indonesia. Rumah Sakit Onder de Bogen tidak terhindar pula dari penderitaan ini. Pengelolaan rumah sakit menjadi kacau balau. Keadaan keuangan rumah sakit benar-benar menyedihkan : biaya rutin saja harus ditutup dengan segala susah payah. Sementara itu para Suster Belanda diinternir dan dimasukkan kamp tahanan Jepang. Dan saat yang paling pedih pun datang ; rumah sakit Onder de Bogen diambil alih menjadi rumah sakit pemerintah Jepang. Dr. Sentral selaku Direktur Rumah Sakit, dipindahkan ke Rumah Sakit Panti Rapih, yang juga sudah diambil alih pemerintah Jepang. Pimpinan rumah sakit diserahkan kepada Sr. Sponsaria, dan Moeder Yvonne diangkat sebagai pembesar Umum Suster CB di Indonesia. Keadaan rumah sakit menjadi semakin parah. Pemerintah Jepang juga menghendaki agar segala sesuatu termasuk bahasa, yang berbau Belanda tidak digunakan di seluruh muka bumi Indonesia. Tidak luput pula nama rumah sakit ini harus diganti nama pribumi. Mgr. Alb. Soegijopranoto, SJ, Bapa Uskup pada Keuskupan Semarang berkenan memberikan nama baru "Rumah Sakit Panti Rapih", yang berarti Rumah Penyembuhan.

Sesudah masa pendudukan Jepang, berkibarlah dengan megahnya Sang Dwi Warna, Merah Putih, dan para Suster CB dapat kembali lagi ke rumah sakit Panti Rapih. Dengan semangat cintakasih, mereka merawat para pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia, diantaranya Bapak Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia, Jenderal Sudirman. Ketika Sr. Benvunito -- seorang Suster CB yang merawat Jend. Sudirman -- memperingati genap dua puluh lima tahun hidup membiara, Bapak Panglima Besar Jend. Sudirman berkenan merangkai sebuah sajak indah dan ditulis tangan dengan hiasan yang cantik khusus untuk Suster Benvunito dan RS Panti Rapih. Sajak yang berjudul RUMAH NAN BAHAGIA tersebut saat ini masih tersimpan dengan baik.
 
Sesudah kedaulatan Indonesia diakui oleh dunia Internasional, maka RS Panti Rapih juga semakin dikenal dan mendapat kepercayaan dari masyarakat. Semakin banyak pula penderita yang datang dan dirawat di RS Panti Rapih. Untuk mengimbangi hal ini, para pengurus Yayasan dan para Suster merencanakan untuk memperluas bangunan dan menambah fasilitas yang ternyata membutuhkan dana dan pembiayaan yang tidak sedikit. Para Suster CB bersama Pengurus Yayasan berusaha keras sekuat tenaga untuk mendapatkan dana bantuan, baik dari Pemerintah maupun dari umat Katolik. Sekedar untuk menambah dana, para Suster CB membuat lukisan-lukisan dan pekerjaan tangan lainnya untuk dijual. (Atas jasa dan jerih payah Bapak Marcus Mangoentijoso, yang menjabat sebagai Pengurus Yayasan pada waktu itu, diperoleh bantuan yang cukup besar dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Yayasan Dana Bantuan, yang dapat dimanfaatkan untuk membangun bangsal Albertus, bangsal Yacinta dan Poliklinik Umum.)

RS Panti Rapih membuka cabang berupa Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan di daerah Pakem dan di daerah Kalasan. Khusus untuk warga masyarakat yang lemah dan miskin yang benar-benar membutuhkan pelayanan rumah sakit, dibukalah bangsal PUSPITA.

Jadwal Praktik Dokter


 Penyakit Dalam / Internist

Nama Dokter

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

dr. B Sidarto, Sp. PD

10.30 - 14.00

10.30 - 14.00

10.30 - 14.00


10.30 - 14.00

10.30 - 14.00

10.30 - 14.00

 dr. Soebagjo Loehoeri, Sp. PD

 

 

 

 

 

17.00 - 18.00

 dr. F.X. Purnama, Sp. PD

07.30 - 09.00

07.30 - 09.00

07.30 - 09.00

07.30 - 09.00

07.30 - 09.00

07.30 - 09.00

 18.00 - 20.00

 

 

 

18.00 - 20.00

19.00 - 21.00

dr. A. Tyasmono A. Sp. PD

08.00 - 13.00

08.00 - 13.00

08.00 - 13.00

08.00 - 13.00

08.00 - 13.00

08.00 - 13.00

 

18.00 - 19.30

18.00 - 19.30

18.00 - 19.30

18.00 - 19.30

18.00 - 19.30

 

dr. Susana Hilda, Sp. PD

17.00 - 19.00

 

 

17.00 - 19.00

17.00 - 19.00

17.00 - 19.00

dr. Triharnoto, Sp. PD

09.00 - 13.00

09.00 - 13.00

09.00 - 13.00

09.00 - 13.00

09.00 - 13.00

 

16.00 - 17.30

 

16.00 - 17.30

 

16.00 - 17.30

 

dr. B. Rini Ernawati, Sp. PD

 

17.00 - 19.00

 

17.00 - 19.00

 

 

dr. Cornelia Wahyu D, Sp. PD

 

17.00 - 19.00

 

 

 

17.00 - 19.00

dr. Doni Priambodo, Sp. PD, KPTI

 

 

15.00 - 16.00

 

 

 

 dr. C. Triwikatmani, Sp. PD, M.Kes

16.00 - 17.00

 

 

 

16.00 - 17.00

 

 

 Penyakit Paru / Pulmonologist

Nama Dokter


Senin


Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

 dr. Iswanto, Sp. P

13.30 - 15.00

13.30 - 15.00

 

13.30 - 15.00

 

 

 dr. Bagus Nugroho, Sp. P

09.00 - 11.00

09.00 - 11.00

09.00 - 11.00

09.00 - 11.00

09.00 - 11.00

09.00 - 11.00

 

 

 

 

 

15.00 - 16.30

 

Layanan DOTS

10.00 - 17.00

 

 

 

 

 

 

 Penyakit Saluran Cerna / Gastroenterologist

Nama Dokter

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

dr. Putut Bayu Purnama Sp. PD, KGEH

 

14.30 - 16.00

 

14.30 - 16.00

 

 

 dr. AY. Haryanto R., Sp. PD, KGEH

13.00 - 14.30

13.00 - 14.30

13.00 - 14.30

13.00 - 14.30

13.00 - 14.30

 

 

 Penyakit Darah / Haematologist

 Nama Dokter

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

 dr. Elyas Pardjono, Sp. PD, KHOM

 

 

15.00 - 16.00

 

18.00 - 19.00

 

 

Penyakit Jantung / Cardiologist

Nama Dokter

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

Prof. dr. Bambang Irawan, Sp. PD. KKV, Sp. JP

14.00-15.00

10.00-11.00

14.00-15.00

10.00-11.00

10.30-11.30

09.00-10.00

dr. L. Kris Dinarti Sp. PD, Sp. JP

 

16.00- ...

 

16.00-...

 

 

dr. Hariadi Hariawan Sp. PD, Sp.JP(K), FIHA

16.00-17.00

 

16.00-17.00

 

 

 

 



TEMPAT MENARIK SEKITARNYA



Yogyakarta -
- Yogyakarta
Yogyakarta -
- Yogyakarta
HOTEL
KULINER
PLESIRAN
RENTAL MOBIL
WARUNG GUDEG

Tentang Kami | Aturan | Hubungi Kami | Banner | Peta Situs | Kembali ke Atas

Copyright © 2000-2014 Citraweb Nusa InfoMedia. All rights reserved.