Pekerjaan Basrizal Al Bara saat ini adalah membuat patung atau pematung. Anak ke 4 dari 7 bersaudara ini bukan berasal dari keluarga seni, orangtuanya bekerja sebagai pegawai negri yang jauh dari aktivitas kesenian. Basrizal adalah satu-satunya anak dari 7 bersaudara di keluarganya yang memilih di jalur kesenian. Sejak kecil ia sudah sangat tertarik dengan kesenian dan senang menggambar.
Pendidikan formal yang ditempuhnya mulai SD, SMP, SMSR jurusan patung dihabiskannya di Padang Sumatera Barat. Selulus SMSR ia melanjutkan ke ISI Yogyakarta jurusan patung. Tahun 1994, Basrizal mulai menekuni dunia patung secara serius, ia memilih patung karena di dalamnya terdapat banyak tantangan dan akan selalu bekerja di teknik-teknik pengerjaan patung serta harus mampu melihat dari segala dimensi.
Selain kuliah ia juga berguru ilmu dari eksperimen-eksperimen pencarian bentuk-bentuk baru. Keputusannya mendalami seni patung nampaknya tidak akan berubah, karena ia merasa yakin akan pilihan jalan hidup di dunia seni, khususnya seni patung.
Banyak karya yang telah dihasilkannya, tema-tema sosial juga tak luput dari perhatian pematung yang pernah mendapatkan penghargaan Lomba Citra Raya "Patung Monumen Citra Raya". Karya-karyanya sering dipamerkan dalam pameran-pameran di Yogyakarta dan kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Semarang, dan lainnya. Salah satu karyanya menjadi koleksi orang Belanda.



arih (Jawa)
rayu (Indonesia)
to flatter; to seduce (English)
mendhem linarihan (memedam luka)
Jaksa menciptakan pertengkaran, tetapi tidak dapat menyelesaikannya di pengadilan (jaksa yang tidak bijaksana).
12 tahun lalu aku liburan ke Yogyakarta. Tinggal di salah satu hotel di pinggiran Jl. Malioboro, tapi waktu itu ga ada keinginan yang kuat untuk pindah ke Yogya. Januari 2008 ini aku ke Yogya lagi untuk ketemuan dengan teman-teman. Entah mengapa rasanya kok nyaman sekali berada di Yogya. Selain ...
Olivia L(30) - Financial Consultant
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17