Pekerjaan yang masih ditekuni Kadafi Gandhi Kusuma adalah pelukis. Pengetahuannya mengenai seni lukis berawal dari lingkungannya pada waktu itu, di mana ia mempunyai tetangga yang gemar melukis topeng. Kemudian oleh orangtuanya ia dianjurkan untuk mengikuti sanggar lukis di Jember pada tahun 1986 ketika masih kelas 4 SD. Selain tetangganya, ternyata kedua orangtuanya juga gemar pada dunia kesenian; bapak di teater dan ibu pada rias manten.
Pendidikan formal dimulai dari SD di Jember, SMP di tempat yang sama dan pada waktu yang sama juga mengikuti sanggar di bawah asuhan Bapak Suroso, SMA lulus lulus tahun 1992, lalu masuk ISI dan lulus pada tahun 2002.
Karya-karyanya sudah banyak sekali dipamerkan di galeri Jogja maupun di luar kota dan sudah banyak juga karyanya yang dikoleksi oleh para kolektor manca negara. Penghargaan yang diraihnya sudah cukup banyak di antaranya Phillip Morris tahun 2000 dan Indofood finalis 2003.



bungah (Jawa)
gembira (Indonesia)
happy (English)
bungahe kaya nunggang jaran ebeg-ebegan
Girang sekali sampai melompat-lompat.
Lair di Jogja, gedhe di sono, kuliah, bahkan kerja pun dulu di Jogja..
sampai awal April, aku pindah ke Batam...
eeh, baru ditinggal 2 bulan kok ya ndilalahnya Jogja kena gempa...stress berat
semua anak jogja yang di Batam! Tiket pesawat habis, bandara hancur, berita simpang
siur, SMS pending ...
Nanok Hendra Sanjaya, ST, S.Kom(26) - Dosen Universitas Internasional Batam
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17