Suharmanto dibesarkan dilingkungan yang jauh dari kesenian, orang tuanya hanyalah seorang buruh tani yang ekonominya sangat minim. Ketika masuk sekolah SD atau SMP ia merasa mentalnya untuk keluar dari kemiskinan nyaris punah, kemudian masuk SMSR Yogyakarta dengan bantuan orang lain dan kemudian beliau melanjutkan kuliah di FSR ISI.
Berangkat dari masa lalu kehidupan 'wong cilik' seakan tidak bisa lepas darinya, hal itu tercermin dari karya-karyanya yang penuh dengan topik–topik sosial. Konsep yang ingin ditonjolkan oleh seniman ini pembagian antara dua kelas sosial di kehidupan sehari-hari. Kepiawaiannya menggambarkan apa yang dilihat dan dirasakanya dalam kehidupan membuat karyanya seperti foto, memang dalam setiap karyanya ia menggunakan media bantu foto.
Karya-karya yang telah dihasilkan antara lain Menanti Rejeki, Antara Umur dan Kasih Sayang, Perbedaan Nasib, Relax After Work dan masih banyak lagi. Banyak pameran telah ia ikuti, pameran dialog dua kota ISI-IKJ II di Purnab Budaya, pameran pelukis muda di Benteng Vredeburg Yogyakarta. Dari sekian banyak apresiasi seni yang dia ikuti Suharmanto pernah memperoleh tropi penghargaan dan nominasi 10 besar PEKSIMINAS IV th 1998, penghargaan seni lukis terbaik pameran "Refleksi Zaman" HIMA FSR ISI Yogyakarta.



bonggan (Jawa)
salah sendiri (Indonesia)
his/her own mistake (English)
bonggan gawe
Ikut campur urusan orang lain, akhirnya menyulitkan diri sendiri.
Pertama aku menginjakan kaki di kota yang katanya kota pelajar ini patang tahun
2004, ketika itu, saya terkagum-kagum melihat indahnya, betapa Tradisionalnya,
betapa nyamannya dan semunya deh.... sebulan saya dijogja, saya harus pulang karena
masih ada urusan yang saya selesaikan di Jambi ( kota ...
Alamsyah Mandaloni(21) - Mahasiswa
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17