Sutardjo mulai belajar seni khususnya seni lukis sejak tahun 1967 kepada alm. Surono. Ia sendiri juga sempat menimba ilmu di Art Gallery Sono Budoyo. Pada waktu itu dia diajar oleh Fajar Sidik dan Sunardi (1969). Setelah lulus SMA (di 4B Yogyakarta). Ayahnya menyuruhnya menjadi tentara saja, Sutardjo menolak. Dia ingin masuk ASRI. Keinginannya itu akhirnya disetujui oleh sang ayah, asalkan Sutardjo masuk Jurusan Seni Reklame. Tetapi akhirnya Sutardjo masuk Jurusan Seni Patung.
Selain belajar seni sempat pula belajar tentang konstruksi bangunan dan cara mengelas logam. Hal ini sangat berpengaruh terhadap karya patungnya. Selain membuat patung, Tarjo kadang membuat kriya dari logam seperti piring, hiasan rumah, dan dudukan lampu. Sutardjo juga menjadi pengurus API (Asosiasi Patung Indonesia) sejak tahun 2000.
Karya-karyanya antara lain patung kuda lumping di Tuban Jawa Timur setinggi tiga meter (1972); pintu gerbang perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah di Mantingan, Sragen, Jawa Tengah (1974-1975); relief tembaga epos Ramayana untuk Australia (1976); monumen Sempor pada proyek Bendungan Sempor, Jawa Tengah (1977); relief tembaga epos Ramayana di Beograd (1979); lambang Pertamina di Cilacap (1984); patung kuda putih dari tembaga setinggi empat meter, pada Skuadron tempur, Bandara Abdurahman Saleh, Malang (1986); monumen Elang Bondol, dari tembaga, bentang sayap 12 m, di Bandara Hangnadim, Batam (1995); pintu gerbang Monumen 10 Nopember di Surabaya (2000).



angkara (Jawa)
perasaan jahat (Indonesia)
feeling of evil; bad (English)
dur angkara alun-alun (jahat tamak)
Jatuhnya penjahat oleh tanah lapang karena tidak ada tempat untuk berlindung.
akhirnya besok paskah aku pulang ke kampung halamanku,walaupun hanya 3 hari tapi aku sangat senang sekali....Jogja I'm Coming....love jogja........ ...
stephanus arbi(24) - swasta
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17