Achmad Dinomo adalah seorang kaum atau tetua agama kelahiran tahun 1920 di Sleman. Pendidikan yang ia tempuh berhenti pada pendidikan pemberantasan buta huruf pada zaman Jepang, sekitar tahun 1942-1943.
Ketertarikan Achmad Dinomo pada sholawatan dimulai sekitar tahun 1945. Kemampuannya dalam olah seni ini didapat dari seorang penggiat sholawatan di kampungnya. Dia mengaku sudah beratus-ratus kali ikut mementaskan sholawatan di wilayah Sleman. Akan tetapi, sayang pementasan tidak pernah dicatat atau didokumentasikan.
Sholawatan tersebut merupakan satu bentuk kesenian yang bernafaskan agama (Islam). Olah seni ini adalah sejenis pementasan kelompok paduan suara yang menyanyikan syair-syair yang berisi cerita tentang keagungan, kemulian, dan perjalanan hidup Nabi Muhammad dan para sahabat dengan diringi seperangkat alat musik perkusi yang bernama terbang.



asu (Jawa)
anjing (Indonesia)
a dog (English)
asu belang kalung wang
Orang kecil atau bodoh, tetapi kaya.
jogjaaa, rasanya tak ada bosennya waktu traveling disana, kangen akan keramahan penduduknya, harum aroma terapi setiap sudut jalan malioboro, rindu dengan angkringan di stasiun tugu, dan itu semua yang membuat saya jatuh cinta serta pingin banget tinggal dan menetap disana .... setiap sudut kota jogja ...
faizal fahmi(34) - fotografer
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17