Kata gunungan dalam bahasa Jawa bermakna
"gunung-gunungan", seperti gunung, menyerupai gunung. Gunungan adalah
salah satu wujud sesajian selamatan (dalam bahasa Jawa disebut sajen
wilujengan) yang khusus dibuat untuk disajikan dalam selamatan negara
(dalam bahasa Jawa disebut Wilujengan Negari) setiap garebeg dan
maleman atau selikuran.
Enam macam gunungan yang biasa digunakan dalam upacara Garebeg yaitu:
gunungan lanang, gunungan wadon, gunungan gepak, gunungan pawuhan,
gunungan dharat, gunungan kutug/bromo. Dari keenam macam gunungan itu
yang selalu disajikan dalam setiap garebeg hanya lima macam yaitu:
gunungan lanang, gunungan wadon, gunungan gepak, gunungan pawuhan dan
gunungan dharat. Sedangkan gunungan kutug/bromo hanya dibuat setiap
delapan tahun sekali bertepatan dengan tahun Dal, untuk disajikan dalam
selamatan negara garebeg Mulud Dal.
Sesajian gunungan adalah sesajian sakral yang sudah disucikan dengan
doa mantra. Oleh karenanya gunungan dianggap mengandung kekuatan magis
yang mampu menolak bala. Anggapan itu diperkuat oleh kenyataan bahwa
sesajian gunungan dilandasi kain bangun tulak. Bangunan khusus untuk
pembuatan gunungan dinamakan omah gunungan (omah = rumah).



bara (Jawa)
tidak dilakukan (Indonesia)
not done (English)
bara tan bara
Tidak sekali pun; tidak akan sama sekali.
betapa senangnya bs menemukan info ttg sma 17 1 yogyakarta tempat saya sekolah dulu dari gudeg.net. .... jaya jaya jaya 17 1. maturnuwun
...
rahmat(27) - dosen
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17