Kraton Kasultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman mempunyai kereta-kereta yang sekarang disimpan di museum Ratawijayan untuk kereta Kasultanan, dan di museum Pura Paku Alaman untuk kereta Paku Alaman.
Museum Ratawijayan dahulu adalah garasi dan bengkel kereta kraton, sedangkan bangunan di sekelilingnya dahulu adalah gedhogan atau istal. Di museum ini sekarang disimpan sekitar 20 kereta. Adapun di museum Paku Alaman terdapat empat buah kereta yang berasal darimasa pemerintahan Paku Alam I atau sekitar tahun 1812-1829.
Kereta Kyai Manik Kumolo dibuat di pabrik kereta F Muers, London, pada tahun
1812 (masa Paku Alam I), dan kemudian dihadiahkan oleh Sir Thomas Stamford Raffles
kepada Paku Alam I. Pada jamannya, kereta Kyai Manik Kumolo digunakan untuk menghadiri
upacara-upacara resmi.
Adapun hewan penariknya adalah enam ekor kuda. Seperti kereta-kereta kerajaan
lainnya, kereta ini juga dilengkapi dengan tempat untuk penongsong di belakang.



bajul (Jawa)
buaya (Indonesia)
a crocodile (English)
bajul buntung
Lelaki hidung belang.
a crocodile without legs
Subhanallah, entah apa yang membuat Jogja begitu dicintai dan dirindukan oleh insan yg pernah mendiaminya, kalau bukan karena kesahajaannya, sederhananya, lemah lembut orangnya (walau banyak yg kasar juga), atmosfernya yang selalu bisa membius orang untuk ingin kembali ke Jogja.
Terima kasih GudegNet, ...
Ade Santoso(31) - Swasta
Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet
Kode
pameran perdangangan investasi dan seni budaya indonesia andra and the backbone ahmad dhani school of rock 1st jogja international classic bike show hot discount party - bedah rumah dan bangunan l.a. lights indie movie lusy laksita kedai digital jogja yogyakarta music festival academy 2012 secondhand serenade desa gilangharjo walls dung dung puri artha hotel royal ambarukmo yogyakarta lia mustafa musikal laskar pelangi jbr niken larasati jogja sma 17