Kamis, 12 November 2009, 11:41 WIB
ISI Gelar Festival Indonesia di Portugal
Joko Widiyarso - GudegNet

Pada usianya yang menginjak tahun ke-25, Institut Seni Indonesia (ISI)
Yogyakarta mendapatkan dana hibah dari Direktorat Perguruan Tinggi
(Dikti) RI sebesar Rp 1 miliar.
Dana tersebut nantinya harus digunakan untuk kegiatan pengenalan dan
promosi kesenian Indonesia ke luar negeri, yang kali ini negara yang
dituju adalah Portugal.
"Kegiatan ini bertujuan mengenalkan seni dan budaya yang dimiliki
Indonesia ke dunia internasional, menjalin adanya kerjasama antar
lembaga seni luar negeri khususnya Portugal," kata Rektor ISI
Yogyakarta Prof. Soeprapto Soedjono.
Prof. Soeprapto bahkan menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan di
Portugal ini selain mendapat dukungan penuh kedubes RI di Portugal juga
untuk lebih merekatkan hubungan antar dua negara, yang sepuluh tahun
lalu sempat terputus.
Dalam muhibah kesenian ini, ISI Yogyakarta mengirimkan sekitar 40
peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Kegiatan yang dilakukan
di Portugal meliputi pertunjukan kesenian, workshop seni pertunjukkan
tari, wayang, gamelan, batik serta pameran fotografi dan seni rupa,
serta penayangan karya video produksi dari mahasiswa dan dosen Fakultas
Seni Media Rekam (FSMR).
Selain itu, pertunjukan kesenian yang akan digelar adalah pertunjukan
Tari Bedaya Sapto dengan judul tari Eling-eling, konser gamelan dan
konser keroncong.
Sementara itu menurut Pembantu Rektor I ISI, Prof. Hermin, pihaknya
juga akan menampilkan peragaan busana batik tulis di Portugal. Yang
menarik adalah peragaan batik ini rencananya juga akan diikuti oleh
rektor ISI Prof. Soeprapto.
"Batik menjadi istimewa lebih pada moment di mana baru saja batik
dijadikan heritage culture oleh Unesco pada 2 Oktober 2009 kemarin,"
katanya.
Drs. Alexandri Luthfi R, M.S dekan FSMR menambahkan dalam kegiatan
pameran dan penayangan karya video ini FSMR menggelar pameran fotografi
dengan tema keindahan Indonesia, karya-karya yang ditampilkan
menggambarkan tentang pesona alam Indonesia yang diwakili dengan
karya-karya foto lanscape, budaya, serta kehidupan sosial masyarakat
Indonesia.
"Karya yang dibawa ke Portugal berjumlah 20 karya foto. Khusus untuk
penayangan karya video, nantinya akan ditayangkan di televisi nasional
Portugal," tegasnya seraya mengataka kegiatan muhibah kesenian ISI
Yogyakarta akan berlangsung pada tanggal 6-17 November 2009 di Lisabon,
Potugal.
Tag:
festival seni budaya
Berita Terkait
Agenda Terkait
Tag
Simpan di: