
WHAT'S NEW
Kembangkan Padi Basmati Asal Timur Tengah
Senin, 2 Januari 2012, 10:56 WIB

Rektor UMY, Dasron Hamid, M.Sc., menandatangani kerjasama dengan Alwyni International
Capital (AIC) yang kala itu diwakili oleh Farouk Abdullah Alwyni dalam rangka mengembangkan padi Basmati.
padi Basmati sendiri merupakan jenis padi unggul yang saat ini dikonsumsi oleh masyarakat
Timur Tengah. Beras yang memiliki ciri khas wangi, halus, dan harga dipasar yang bernilai eknomis tinggi ini menjadi makanan
pokok kedua setelah gandum.
Hingga kini kebutuhan beras Basmati disuplay dari Pakistan dan India, namun karena
permintaan beras dari waktu kewaktu meningkat, jadi negara-negara di Timur Tengah berusaha untuk mencari produsen baru agar
tidak tergantung dengan kedua negara itu.
Ir. Agus Nugroho Setiawan, MP. selaku ketua tim peneliti mengatakan bahwa pihaknya tengah
melakukan riset terhadap Padi Basmati yang ditanam di Sleman, Bantul dan Gunung Kidul. "Untuk penelitiannya sendiri sudah
dilakukan sejak akhir 2010 lalu," jelasnya pada Tim Gudegnet belum lama ini.
Dalam jangka waktu itu Agus dan kawan-kawan berupaya mencari formula yang tepat untuk
selanjutnya mengembangkannya lebih lanjut bersama AIC.
Lebih lanjut tim Agus kini tengah melakukan penelitian dengan menguji kulatias beras
meliputi kanduungan gizi dan organoleptik, kelengasan dan pemupukan, serta pengendalian hama.
Pihaknya berharap dengan adanya penelitian ini bisa menjadi sebuah peluang bagi UMY dan
pemerintah DIY untuk mengembangkannya. “Sebuah peluang jika Indonesia bisa memperoleh pendapatan melalui ekspor beras basmati
ke Timur Tengah. Ini kesempatan besar,” pungkasnya.
Budi W - GudegNet
Tag:
umy dasron