
Rumah Zakat menargetkan sebanyak 1,3 juta mustahik bisa dibantu pada tahun 2012 ini. Dalam institusi tersebut terdapat empat program pemberdayaan di bidang pendidikan melalui program Senyum Juara, bidang kesehatan melalui program Senyum Sehat, di bidang ekonomi melalui program Senyum Mandiri dan bidang lingkungan melalui program Senyum Lestari.
Nur Efendi selaku CEO Rumah Zakat mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki 44 jaringan
kantor di 18 propinsi dan 29 Kota besar. "Kami amanah dana sebesar 146 milyar rupiah dari 99-ribu-246 donatur sebagian besar
dari korporat yang digunakan untuk membantu kaum yang tidak mampu," jelasnya saat melakukan Media Expose disalah satu rumah
makan di jl. Wonosari kemarin (14/02)
Rumah Zakat Cabang Yogyakarta sendiri kini telah memperoleh amanah sebesar 6,29 milyar
rupiah dari 6-ribu-890 donatur dimana dana tersebut dialokasikan untuk pemberdayaan 37 ribuan member Rumah Zakat Yogyakarta
di tiga bidang yakni kesehatan, pendidikan dan ekonomi komunitas.
Sementara itu Muhammad Zahron selaku Marketing Communication Rumah Zakat Region Jawa pada
Tim Gudenet menerangkan bahwa untuk mendukung program pemerintah dalam merealisasikan pemberdayaan masyarakat dan
terlaksananya Millenium Development Goals (MDGs) pada 2015, pihaknya mencanangkan slogan Big Smile Indonesia dengan tagline
Berbagi Itu Gaya.
Zahron menjelaskan jika Rumah Zakat kini memiliki 12 Sekolah Dasar Juara di 11 Kota, suatu
program pendidikan gratis dan berkualitas teruntuk kaum dhuafa, di Yogyakarta SD Juara tersebut berlokasi di Jl. Gayam.
Hingga akhir 2011, Rumah Zakat telah memberikan beasiswa bagi siswa SD hingga makasiswa.
Dibidang kesehatan, Rumah Zakat telah mendirikan 7 Rumah Bersalin Sehat Keluarga dan satu
Klinik Sehat dan untuk Yogyakarta Rumah Bersalin gratis tersebut berlokasi di Jl. Parangtritis, khusus untuk warga miskin
yang disertai surat keterangan dari Ketua RT bahkan tersedia layanan antar-jemput dan berobat gratis selama 3 tahun.



Kirim Komentar