Pendopo
Dari :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Ke :

Tanggal :
Jadwal Kereta Api
Jadwal Pesawat
Pendopo > Berita > Seni & Budaya

Senin, 2 November 2009, 09:07 WIB

Kirab Temanten Bumen Libatkan Genderuwo

Joko Widiyarso - GudegNet

Pada tahun 1950-an lalu, konon warga Dusun Bumen, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede Yogyakarta sering mendapatkan gangguan dari makluk halus berjenis genderuwo. Untuk itu, warga mencoba mencari solusinya dengan menggelar Kirab Temanten yang diikuti dengan boneka genderuwo.

Menurut sesepuh Bumen, wardoyo, Kirab Temanten pertama kali digelar pada tahun 1950-an hingga tahun 1962. Namun setelah itu, kirab tak lagi dilaksanakan karena sudah tak ada lagi gangguan dari genderuwo.

"Dulu, Kirab Temanten diselenggarakan untuk mengantisipasi gangguan genderuwo. Dengan kirab yang menyertakan boneka genderuwo ini, warga ingin genderuwo untuk ikut dalam kebiasaan manusia, dan tidak mengganggu manusia," katanya sesaat sebelum Kirab Temanten di Bumen Kotagede, Minggu (1/11) di mulai.

Selain untuk melestarikan salah satu budaya tradisional warga Bumen, wardoyo juga berharap agar Kirab Temanten ini dapat menjadi salah satu agenda kegiatan yang mampu menarik wisatawan untuk datang ke Kotagede.

Kirab Temanten Bumen, yang digelar pada Minggu (1/11) dimulai dari Lapangan RT 27/RW 6 Dusun Bumen, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede menuju Balai Kelurahan Purbayan. Sebelumnya, pawai melalui rute Jl. Karanglo - mengitari Pasar Kotagede - Jl. Kemasan - hingga Balai Kelurahan Purbayan.

Tak hanya menampilkan sepasang pengantin jadi-jadian dan sepasang boneka genderuwo, pawai yang dimulai pada pukul 15.00 WIB ini juga diikuti oleh sejumlah kelompok kesenian yang ada di Bumen seperti srandul, kethek ogleng, klono, hingga kelompok shalawatan.

Kirab Temanten Bumen adalah satu kegiatan yang mengawali 'Srawung Kampung' yang digelar oleh Sanggar Belajar Bumen, Muda-mudi 06 Bumen, dan Yayasan Pondok Rakyat pada 1-21 November mendatang.

Dengan mengambil tema 'Teguh ing Lampah, Rinaket ing Budaya Seni Tradisi, Satuhu ing Budi', kegiatan ini juga akan diisi workshop boneka kain perca, workshop mengenali lingkngan hidup, sarasehan, pameran boneka dan kreativitas anak, pustaka tiban, pameran kreasi roti kembang waru, lomba mengarang, dan malam kesenian pada akhir kegiatan pada Sabtu, 21 November mulai pukul 18.00 WIB di Lapangan RT 27, Dusun Bumen, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede Yogyakarta.


Kirim Komentar Anda

Nama Lengkap :
Usia :
Website/Blog/URL :
Email :
Pesan :
This editor requires Internet Explorer 5.0+, Netscape 7.1+, Mozilla 1.4+, or an equivalent Gecko based browser. A regular textarea will be displayed instead.
Kode :
                 
 

Berita Terkait



RSS  RSS Feed
4 Star Hotels under $99 on CheapOstay.com
  • Paribasan

    bramara (Jawa)

         kumbang (Indonesia)

         a beetle; a bug (English)

     

    bramara amrih sari

     

    Laki-laki yang menginginkan wanita yang akan diperistri

     


    A man who wants to marry a woman.

     

  • Perhitungan Weton

     

    Silakan mengisi tanggal lahir Anda

     

  • Kesaksian

    Saya lahir besar hingga menikah di mBantul Yogya. Karena ikut suami kami pindah ke Kalimantan. Tapi setelah saya kembali  ke Jogja terasa ada yang banyak berubah sekaan. Sopan santun yang dulu terasa menyjukkan dan ngangeni dengan sapa  atau perilaku yang  santun. Di jalan-jalan ...
    Eka Gunawan(30) - Swasta

    Indeks

     

  • Beritahu Teman

    Beritahu teman Anda tentang situs GudegNet

    Kode       

     

  •  

  •  

  • Google