Dalam rangka memeringati Hari Air Sedunia yang jatuh pada hari ini, Senin (22/3), Pemkot bersama sejumlah wartawan Kota Yogyakarta membuat belasan lubang resapan biopori sedalam satu meter di Gang Arimbi, Nitikan, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin (22/3).
Selain sebagai peringatan Hari Air Sedunia, kegiatan ini juga untuk mewujudkan satu juta biopori di Kota Yogyakarta pada tahun 2011 mendatang.
"Biopori mampu untuk mencegah banjir dan dapat menjaga ketersediaan air. Di musim penghujan, dapat menjadi tandon air untuk memanen air di musim kemarau," kata Wakil Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti yang turut membuat lubang biopori.
Haryadi mengungkapkan, dari sejumlah riset yang dilakukan, ada kecenderungan bahwa lubang sumur-sumur yang di Kota Yogyakarta semakin dalam. "Itu berarti tanah di kota ini semakin surut. Makanya dengan dibuatnya lubang biopori, diharapkan air di Kota Yogyakarta akan naik lagi," tandasnya.
Untuk itu, Haryadi berharap bahwa dengan hitungan satu orang dengan dua lubang biopori, target satu juta biopori pada tahun 2011 mendatang bisa tercapai.
"Asumsi penduduk Kota Yogyakarta 500.000 orang. Kalau satu orang buat dua biopori, maka jumlah satu juta biopori pada 2011 akan terwujud. Untuk itu, gerakan massal ini digiatkan dari tingkat kecamatan dan RW seluruh Yogyakarta, agar warganya masing-masing membuat dua biopori di tempat tinggalnya masing-masing," pungkasnya.
Selain sebagai peringatan Hari Air Sedunia, kegiatan ini juga untuk mewujudkan satu juta biopori di Kota Yogyakarta pada tahun 2011 mendatang.
"Biopori mampu untuk mencegah banjir dan dapat menjaga ketersediaan air. Di musim penghujan, dapat menjadi tandon air untuk memanen air di musim kemarau," kata Wakil Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti yang turut membuat lubang biopori.
Haryadi mengungkapkan, dari sejumlah riset yang dilakukan, ada kecenderungan bahwa lubang sumur-sumur yang di Kota Yogyakarta semakin dalam. "Itu berarti tanah di kota ini semakin surut. Makanya dengan dibuatnya lubang biopori, diharapkan air di Kota Yogyakarta akan naik lagi," tandasnya.
Untuk itu, Haryadi berharap bahwa dengan hitungan satu orang dengan dua lubang biopori, target satu juta biopori pada tahun 2011 mendatang bisa tercapai.
"Asumsi penduduk Kota Yogyakarta 500.000 orang. Kalau satu orang buat dua biopori, maka jumlah satu juta biopori pada 2011 akan terwujud. Untuk itu, gerakan massal ini digiatkan dari tingkat kecamatan dan RW seluruh Yogyakarta, agar warganya masing-masing membuat dua biopori di tempat tinggalnya masing-masing," pungkasnya.



Kirim Komentar