
Legenda Basket NBA yaitu Rick Mahorn dan legenda basket wanita AS di Women NBA Edna Campbell, memberikan coaching clinic pada penyandang cacat se-DIY dan sejumlah pelajar di di GOR Amongrogo kemarin.
Rick Mahorn sendiri merupakan mantan player NBA yang pernah membawa Detroit Pistons menjadi
juara saat laga 1989 silam. Selama sekitar 18 tahun pria ini memperkuat beberapa tim seperti New Jersey Nets dan Philadelpia
76ers.
Dalam kacamatanya, olahraga basket di Indonesia mengalami beberapa perkembangan, termasuk
juga di seluruh dunia. "Lihat saja beberapa bintang NBA seperti Jeremy Lin dan Yao Ming yang keturunan Asia, Saya harap suatu
saat ada pebasket Indonesia yang bermain di NBA," tukasnya.
Sementara itu, Edna Campbell turut memberikan beberapa motivasi bagi calon-calon pebasket
tersebut. "seorang pemain basket tidak boleh takut melakukan kesalahan dan terus mengambil pengetahun dari siapapun untuk
menuju ke level yang lebih tinggi," jelasnya.
Di AS, Edna memang dikenal sebagai simbol ketahanan melawan penyakit karena tetap bisa
bermain basket hingga 9 tahun meskipun menderita penyakit kanker payudara.
Selain para pelajar SMA dan mahasiwa UMY, coaching clinic tersebut juga dihadiri para 15
pengguna kursi roda dari sejumlah SLB di DIY.



Kirim Komentar