Museum

Museum Biologi Yogyakarta

Jalan Sultan Agung No. 22 Yogyakarta
Telp: +62-274-376740
Fax: +62-274-580839

Museum Biologi Yogyakarta

Ulasan

Tentang Museum Biologi Yogyakarta

Untuk mengenal dunia flora dan fauna secara mendalam, Anda dapat mengunjungi museum ini. Anda dapat menjumpai beragam flora-fauna yang ada di Indonesia. Komodo, ular pyton, harimau, kaswari, beragam jenis unggas, dan binatang lain dapat Anda saksikan di museum ini. Selain binatang yang diawetkan, koleksi tumbuhan yang diawetkan juga dipamerkan.

Museum Biologi UGM ingin mengajak Anda untuk turut dalam konservasi alam sehingga sumber daya alam dapat dipergunakan semaksimal mungkin sampai generasi mendatang. Anda juga diajak untuk lebih mencintai alam Indonesia yang kaya. 

Museum Biologi UGM mulai dibuka untuk umum sejak 1 Januari 1970. Tahun 1969 - 2001, pengelolaan Museum Biologi ini berada di bawah tanggung jawab Drs. Anthon Sukahar sebagai ketua tim pelaksana sekaligus Direktur Museum yang pertama.

Koleksi Museum Biologi UGM ini adalah berbagai macam flora dan fauna yang diawetkan. Koleksi tersebut adalah sebagai berikut :

  • 3.752 buah koleksi herbarium (awetan) dalam bentuk herbarium kering, herbarium basah, kerangka, serta fosil.
  • 70% merupakan preparat tanaman
  • 30% lainnya berupa preparat hewan. 
Koleksi yang didapat museum ini sebagian besar berasal dari Indonesia, sedangkan sisanya berasal dari luar negeri yang merupakan sumbangan dari para peneliti, dosen, maupun masyarakat. Beberapa koleksi merupakan koleksi binatang langka yang wajib dilindungi, misalnya komodo, harimau, beruang madu, trenggiling, burung cendrawasih, dan buaya putih. Untuk koleksi tumbuhannya meliputi koleksi tumbuhan rendah (Cryptogamae) sampai dengan koleksi tumbuhan tinggi (Spermatophyta) yang diawetkan dalam bentuk herbarium kering (1672 species dari 180 familia) dan herbarium basah (350 buah).
 
Perawatan yang dilakukan terhadap koleksi museum ini, khususnya untuk koleksi fauna, adalah dengan memasukkan awetan fauna-fauna tersebut ke dalam freezer selama dua kali dalam satu kali perawatan. Tujuannya adalah untuk membunuh telur serangga yang kemungkinan menempel pada awetan tersebut. Bisa juga perawatan tersebut dilakukan dengan melakukan radiasi terhadap awetan untuk membunuh telur serangga yang menempel pada awetan. Perawatan ini biasanya dilakukan satu kali dalam setahun.
 
Di museum Biologi dapat dijumpai pula beberapa kotak diorama. Di dalam setiap kotak diorama terdapat satu jenis atau sekelompok hewan yang berlatar belakang habitat mereka yang diilustrasikan pada gambar tiga dimensi. Dengan melihat diorama ini maka dapat dibayangkan kehidupan nyata dan habitat hewan-hewan tersebut.

Selain koleksi awetan hewan dan tumbuhan, terdapat pula ruang display untuk pengamatan mikroskopis. Sebagai sebuah museum yang mengkhususkan dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, serta merupakan salah satu tujuan wisata, maka Museum Biologi UGM bertujuan untuk :

  • menyimpan koleksi hayati untuk keperluan pendidikan
  • menyelenggarakan peragaan ilmiah
  • mengadakan pameran untuk umum sebagai sarana pengabdian masyarakat
  • sebagai sumber informasi keanekaragaman hayati
  • sebagai media pembelajaran keanekaragaman hayati dan konservasi

Spesisfikasi Museum Biologi :

  • Museum Biologi ini masuk ke dalam kategori museum Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan.

 Jam Buka Museum

  • Senin - Kamis                                        :   07.30 - 16.00
  • Jumat                                                     :   07.30 - 15.00
  • Sabtu - Minggu & hari Libur Nasional  :  Tutup 

Harga Tiket Masuk

  • Pelajar: Rp. 5.000,-
  • Umum: Rp. 7.000,-
  • Wisatawan Asing: Rp. 15.000,-

Kontak

  • Alamat: Jl. Sultan Agung No. 22 Yogyakarta
  • Telp.: (0274) 376740
  • Email: mus_bio@ugm.ac.id biologymuseum@gmail.com
  • Website: www.biologi.ugm.ac.id/museum
  • Facebook: Museum Biologi UGM
     

 

Gallery

Tempat menarik sekitarnya

Museum Pura Pakualaman Yogyakarta
Museum

Museum Pura Pakualaman Yogyakarta

Di dalam kompleks Kraton Pura Pakualaman terdapat sebuah museum yang benama Museum Pura Pakualaman. Museum tersebut berisi benda-benda bersejarah peninggalan masa Sri Pakualam I sampai Sri Pakualam VIII. Museum tersebut dikelola secara swadaya oleh keluarga Kraton Pura Pakualaman. Pengunjung dapat masuk ke Museum Puro Pakualaman melalui Regol (gapura) Wiwara Kusuma (berhiaskan lambang mahkota Praja Pakualaman dan tanaman lung-lungan). [...]

Cahaya Timur Offset
Penerbit & Percetakan

Cahaya Timur Offset

Segala detail dan informasi yang Anda perlukan, bisa langsung ditanyakan pada kontak yang tertera. Gudeg.net memberikan informasi terbaru bagi Anda. [...]

Kedai Salad Buah Seger Abizz
Lain-lain

Kedai Salad Buah Seger Abizz

Kini, makin banyak orang yang memilih gaya hidup sehat untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan mengatur pola mak [...]

jogjastreamers

Swaragama 101.7 FM

Swaragama 101.7 FM

Swaragama 101.7 FM


Geronimo 106,1 FM

Geronimo 106,1 FM

Geronimo 106,1 FM


RetjoBuntung 99.4 FM

RetjoBuntung 99.4 FM

RetjoBuntung 99.4 FM


Radio GCD  98,6 FM

Radio GCD 98,6 FM

Radio GCD 98,6 FM


JogjaFamily 100,2 FM

JogjaFamily 100,2 FM

JogjaFamily 100,9 FM


JIZ 89,5 FM

JIZ 89,5 FM

Jiz 89,5 FM


Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini