Seni & Budaya

Bukti Otentik Perjalanan Sejarah Kasultanan Yogyakarta dalam Manuskrip

Oleh : Trida Ch Dachriza / Selasa, 19 Maret 2019 20:46
Bukti Otentik Perjalanan Sejarah Kasultanan Yogyakarta dalam Manuskrip
Seorang abdi dalem melihat manuskrip Babad Ngayogyakarta-Gudegnet/Trida


Gudegnet— Salah satu rangkaian acara memperingati 30 tahun naik takhta Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwana X adalah dengan diadakannya Pameran Manuskrip Naskah Kuno keraton Yogyakarta.

Pameran yang bertajuk ‘Merangkai Jejak Peradaban Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat’ ini dibuka untuk umum hingga 7 April 2019 di Bangsal Pagelaran Kraton.

Saat pembukaan pameran ini beberapa saat lalu, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara mengatakan bahwa, “Kerajaan atau kasultanan yang sudah berumur ratusan tahun seperti Kraton Yogya, sarat akan peninggalan tangible maupun intangible yang merupakan bukti otentik perjalanan sejarah.”

Menurutnya, tanpa catatan sejarah seperti foto, video, dan manuskrip, akan susah untuk generasi mendatang tetap berpegang pada akar kebudayaan Jawa sesungguhnya.

Pengalaman pribadinya yang masih di usia batita saat Sri Sultan HB X diangkat menjadi raja dijadikannya contoh betapa pentingnya catatan sejarah untuk generasi-generasi berikutnya. Tanpa catatan sejarah, ia tidak akan mengetahui apa saja yang terjadi saat itu.

Terdapat 27 naskah yang dipamerkan. Babad paling tua yang dipamerkan adalah Babad Ngayogyakarta HB I hingga III yang catatan paling akhirnya tertanggal 12 Maret 2018. Naskah lain yang dipamerkan adalah serat Jayalengkara, serat Pakuwon, Babad Giyanti, dan banyak lainnya.

Selain manuskrip-manuskrip asli, kita juga dapat melihat replika dari benda-benda yang dipakai dalam penobatan Sultan yang berjumlah sepuluh buah. Benda-benda ini mewakilkan sifat yang harus dimiliki seorang Raja.

Bersamaan dengan dibukanya pameran ini, masyarakat juga mulai dapat mengakses Kapustakaan Yogya di website resmi milik Keraton Yogyakarta. Isinya adalah 75 manuskrip milik keraton yang dicuri Inggris dalam bentuk digital. Naskah asli masih ditahan oleh British Library. Selain British Library, beberapa perpustakaan lain juga memiliki manuskrip asli yang belum dikembalikan.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    RAKOSA 105,3 FM

    RAKOSA 105,3 FM

    Rakosa 105,3 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini