Seni & Budaya

INCUMBENT, Pameran Seni Rupa Berbau Politik

Oleh : Rahman / Kamis, 25 Juli 2019 10:28
INCUMBENT, Pameran Seni Rupa Berbau Politik
Pengunjung mengamatai sebuah lukisan pada saat Pameran INCUMBENT di Sangkring Art Space Yogyakarta,(26/7)Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Ratusan hasil karya seni rupa terpajang pada sebuah pameran dengan tajuk Yogya Annual Art (YAA) #4 di Sangkring Art Space, Rabu (24/7).

Pameran yang mengangkat tema Incumbent ini melibatkan puluhan seniman dari berbagai aliran seni rupa. Secara garis besar mereka menuangkan seluruh karya mengarah pada suasana politik yang baru saja terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

Pemilik Sangkring Art Space Putu Sutawijaya mengatakan, pada dasarnya para perupa enggan untuk turut masuk memikirkan hal yang berbau politis.

“Awalnya kami enggan mengurusi politik akan tetapi kelamaan asik juga bila dituang ke atas kanvas, dan akhirnya terjadilah pameran Incumbent ini,” ujarnya.

Putu Sutawijaya menambahkan, ternyata suasana politik cukup meghibur bagi para perupa sebagai objek yang imajinasikan ke atas kanvas. Terlebih dengan munculnya istilah petahana dalam politik, makin sesuai dengan tema Incumbent yang kami gelar ini.

“Politik yang tertuang dalam pameran Incumbent ini juga menjadi bagian dari Hari Raya nya Seni Rupa atau dengan sebutan Marhaban Ya Pameran,” tambah Putu Sutawijaya.

Sementara itu ahli hukum pidana dari Universitas Gajah Mada yang menjadi saksi ahli Tim Hukum salah satu Capres pada Pemilu 2019 Edward Omar Sharif Hiariej didaulat untuk membuka pameran yang dihadiri oleh puluhan perupa sore itu.

“Bagi saya ini penghargaan terbesar untuk diminta membuka pameran terbesar ini. Karena biasanya saya berdiri di pengadilan terutama Mahkamah Konstitusi,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Eddy Hiariej itu juga menuturkan, dirinya merasa minder berdiri dihadapan para maestro seni rupa pada pembukaan pameran ini.

“Mungkin karena tema Incumbent inilah yang menjadi alasan para ahli-ahli seni rupa ini mendapuk saya untuk membuka pameran. Andai dapat memilih, saya lebih suka berdiri di hadapan jaksa atau hakim, disini saya bingung akan berkata apa,” kelakar pria asal Ambon itu.

Salah satu Kurator Pameran Kris Budiman mengatakan, bulan ini merupakan bulan pestanya seni rupa di mana Yogyakarta terdapat puluhan pameran.

“Yogyakarta itu kota di mana setiap hari pasti ada saja pameran baik lukisan atau lainnya. Dengan kata lain, setiap hari Yogyakarta merayakan seni rupa,” ungkapnya.

Pameran YAA #4 Incumbent ini digelar dalam satu kompleks Galeri Sangkring Art Space, mulai dari Sangkring Art Project, Bale Banjar Sangkring, Lorong Sangkring hingga Open Space Sangkring.

Berlangsung dari 24 Juli – 24 November 2019 mendatang, pameran ini terbuka untuk umum dengan jam operasional mulai pukul 11.00- 18.00 WIB.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini