Pariwisata

Bendung Lepen, Alternatif Berwisata di Tepi Sungai Gajahwong

Oleh : Rahman / Kamis, 09 Juli 2020 17:54
Bendung Lepen, Alternatif Berwisata di Tepi Sungai Gajahwong
Warga menikmati suasana lokasi wisata Bendung Lepen di Kampung Mrican Giwangan Yogayakarta, Kamis (9/7)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Kampung Mrican yang berada di Kelurahan Giwangan Kecamatan Umbulharjo saat ini telah berubah menjadi tempat wisata air yang menarik.

Daerah yang awalnya kotor dan dipenuhi sampah, membuat warga Kampung Mrican mencari solusi agar dapat membuat daerah tersebut menjadi lebih bersih. 

Dengan kerja keras, walhasil daerah tepian Sungai Gajahwong tersebut berubah menjadi bendungan dengan nama Bendung Lepen Mrican. Selain itu Bendung Lepen juga telah menjadi Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) yang ramah anak.

“Saluran air sudah kami rubah sedemikian mungkin menjadi tempat wisata kolam ikan serta area bermain bagi anak-anak yang cukup bersih dan nyaman,” ujar salah satu pemuda Kampung Mrican Andy Noor, Kamis (9/7).

Andy mejelaskan, tahun 2016 lokasi ini merupakan bagian dari aliran sungai Gajahwong yang sangat kumuh, kotor, banyak sampah, dan bau menyengat. Selain itu juga sebagai pembuangan kotoran lain yang biasanya menumpuk dan penuh penyakit.

Pada tahun 2019, bendungan mulai dioperasikan dan sejak saat itu mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan yang berasal dari sekitar Kecamatan Giwangan.

“Sekarang sudah tidak ada lagi pemandangan yang tidak enak dipandang itu, yang ada ribuan jenis bibit ikan mas yang ada di tiga bagian kolam di Bendung Lepen,” jelasnya.

Menurut Andy, setiap harinya ratusan pengunjung datang silih berganti memenuhi Bendung Lepen, untuk sekedar jalan-jalan atau memberi makan ikan.

Bagi pengunjung yang ingin memberi makan ikan dapat membeli pakan dengan harga Rp. 2.000 per cup dan jika ikan sudah besar maka akan dipanen. Hasil panen akan dibagi kepada masyarakat dan mengisi kas kampung.

“Biasanya pagi dan menjelang sore tempat wisata ini ramai. Ada yang keluarga, berolahraga sepeda dan pemuda pemudi yang sekedar nongkrog menikmati suasana sore,” tuturnya.

Untuk tempat beristirahat pengunjung, warga telah menyiapkan dua buah gazebo yang menghadap langsung ke Sungai Gajahwong.

Setiap pengunjung yang datang ke Bendung Lepen wajib mengikuti peraturan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

Pengunjung diminta untuk mencuci tangan sebelum masuk tempat wisata, di cek suhu tubuh dan diimbau untuuk tetap menjag jarak saat berada di lokasi wisata.

Keberhasilan warga Mrican atas Bendung Lepen mendapat apresiasi dari Walikota Yogyakarta sebagai pilot project Kampung Tangguh Nusantara yang dicanangkan Pemerintah Pusat

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM



    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM



    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini