Pariwisata

Jelang HUT ke-75 RI, Monumen SO 1 Maret Dibersihkan

Oleh : Rahman / Kamis, 06 Agustus 2020 12:10
Jelang HUT ke-75 RI, Monumen SO 1 Maret Dibersihkan
Sejumlah pekerja membersihkan bagian patung dari Monumen Serangan Oemoem 1 Maret 1949 di Kawasan Titik Nol Yogyakarta, Kamis (6/8)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Menjelang peringatan HUT ke-75 RI, konservasi Museum Benteng Vredeburg melakukan pembersihan Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret Yogyakarta 1949 yang berada di Kawasan Titik Nol Yogyakarta.

Kepala Bagian Konservasi Museum Benteng Vredeburg, Darsono mengatakan, pembersihan ini merupakan agenda rutin yang biasa dilakukan Museum Benteng Vredeburg setiap tahunnya.

“Kegiatan pembersihan ini memang rutin dilakukan dan untuk bulan Agustus kami membersihkan monumen. Ini dilakukan sebagai persiapan menjelang peringatan HUT ke-75 RI,” ujar Darsono saat ditemui di Monumen SO 1 Maret, Kamis (6/8).

Pembersihan sudah dimulai sejak awal bulan dan melibatkan sejumlah orang yang berasal dari Bagian Konservasi Benda Bersejarah Museum Benteng Vrerdeburg dan sejumlah pekerja harian lainnya.

Darsono menjelaskan, di saat pandemi Covid-19 ini, pekerjaan hanya dilakukan sedikit orang demi menghindari adanya kerumunan dan seluruh pekerja wajib mengikuti protokol kesehatan.

“Untuk bagian patung monumen dikerjakan oleh orang yang memang ahli merawat benda sejarah milik museum dan untuk bagian pelataran serta relief dikerjakan oleh para karyawan cleaning servise museum saja,” jelasnya,

Patung Monumen SO 1 Maret yang berbahan perunggu dibersihan dengan menggunakan cairan Alkali Gliserol yang merupakan cairan khusus pembersih bahan perunggu.

Menurut Darsono, awalnya pembersihan patung menggunakan baking soda atau cairan jeruk nipis yang dicampur dengan sedikit cairan acid namun membuat kikis tubuh patung.

“Dengan baking soda dan jeruk nipis tidak menghilangkan noda dari penggaraman yang keluar dari patung, malah mengikis. Karena itu saat ini kami pakai cairan alkali gliserol. Tujuan agar dapat menghilangkan penggaraman dan lumut yang terjadi pada tubuh patung secara permanen,” tuturnya.

Proses pembersihan dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak tubuh patung yang merupakan salah satu satu landmark dan aset Cagar Budaya Provinsi DIY itu.

Monumen Serangan Oemoem 1 Maret adalah bukti dari adanya peperangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto, Komandan Brigade 10 pada saat merebut Kota Yogyakarta dari tangan Belanda pada tahun 1949.

Selain pembersihan monumen, pihak Museum Benteng Vredeburg juga melakukan pemeliharaan koleksi benda sejarah milik museum dan konservasi koleksi Realia (benda sejarah yang asli bukan replika) pada bulan Juni-Juli yang lalu.

Darsono berharap, setelah bersih nanti Monumen Serangan Oemum 1 Maret dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg.

“Untuk peringatan HUT ke-75 RI di sini memang tidak ada upacara, namun masyarakat dapat menikmati monumen pada 17 Agustus nanti,” harapnya.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RAKOSA 105,3 FM

    RAKOSA 105,3 FM

    Rakosa 105,3 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini