Pariwisata

Berwisata Lebih Mudah dan Murah, Ini Busnya

Oleh : Rahman / Rabu, 21 Oktober 2020 11:00
Berwisata Lebih Mudah dan Murah, Ini Busnya
Ilustrasi: Bus Damri via damri.co.id

Gudeg.net- Kini sejumlah lokasi wisata DIY akan lebih mudah untuk dikunjungi, pasalnya DAMRI Yogyakarta telah membuka delapan rute baru.

Terdapat delapan rute baru yang Perusahaan umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI), salah satunya jalur Malioboro-Parangtritis via Terminal Palbapang

“Bus wisata ini dioperasikan untuk mendukung Kawasan Startegis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19,” ujar Rahmat Santoso, General Manajer Perusahaan Umum DAMRI Yogyakarta dalam keterangannya yang diterima Gudegnet, Rabu (21/10).

Peluncuran bus pariwisata berlangsung pada Kamis (17/10) lalu dan berikut adalah delapan rute bus Damri wisata yang telah beroperasi;

1. Rute Malioboro-Pantai Parangtritis via Terminal Palbapang, dilayani dua bus

2. Rute Yogyakarta Internasional Airport (YIA)-Wonosari-Pantai Baron, dilayani empat bus

3. Rute Malioboro-Nglanggeran-Wonosari-Pantai Baron, dilayani empat bus

4. Rute Malioboro-Gua Kiskendo Kulonprogo, dilayani tiga bus

5. Rute Monjali-Slono, dilayani tiga bus

6. Rute Universitas Gadjah Mada (UGM)-Candi Borobudur, dilayani dua bus

7. Rute Candi Prambanan-Candi Borobudur, dilayani tiga bus

8. Rute bandara YIA-Gunung Gajah-Gua Seplawan-Hutan Pinus Purworejo-Borobudur, dilayani dua bus.

Sedangkan untuk tarif bus pariwisata tersebut rata-rata berkisar antara Rp.15.000- Rp.25.000 untuk satu kali jalan.

“Untuk rute Malioboro-Pantai Parangtritis, tarif sekali jalannya yaitu Rp.15.000 rupiah, sedangkan YIA-Wonosari-Baron sekitar Rp.25.000 rupiah dan ini masih dalam taraf ujicoba,” jelas Rahmat.

Total keseluruhan armada yang dipersiapkan oleh Damri berjumlah 23 armada bus sedang dengan kapasitas penumpang 45 orang untuk satu armada dan beroperasi mulai ppukul 06.00-17.00 WIB.

Rahmat mengungkapkan, selain untuk mempermuudah akses pariwisata, keberadaan bus pariwisata diharapkan dapat meningkatakan sektor ekonomi rakyat yang sedang lesu dampak dari pandemi Covid-19.

“Bus ini adalah program nasional pemulihan ekonomi rakyat akibat pandemi, harapanya dengan adanya bus ini seluruh sektor ekonomi seperti UMKM, perhotelan, objek wisata dan lainnya dapat pulih secara bersamaan,” ungkapnya.

Seluruh armada yang beroperasi juga menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan, dimana seluruh armada akan didisinfeksi sebelum dan setelah beroperasi.

Selain itu kapasitas penumpang di dalam armada juga dibatasi jumalahnya, hanya dapat diisi setangah dari kapasitas maksimal.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM



    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    ARGOSOSRO FM 93,2

    ARGOSOSRO FM 93,2

    Argososro 93,2 FM



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini