Pariwisata

Wisata Bersepeda Diharapkan Dorong Sektor Pariwisata

Oleh : Wirawan Kuncorojati / Jumat, 06 November 2020 08:15
Wisata Bersepeda Diharapkan Dorong Sektor Pariwisata
Pesepeda ajang Internasional Tour de Indonesia 2019 melintasi Tugu Yogyakarta, Senin (19/8/2019) - Gudeg.net/ Rahman

Gudeg.net - Berupaya menghidupkan kembali geliat pariwisata di masa pandemi, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah merintis sejumlah jalur wisata bersepeda.

Hal ini disampaikan Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti ketika membuka FGD pengembangan paket wisata sepeda jelajah kampung dan heritage berbasis masyarakat di Hotel Gaia Cosmo, Kamis (5/11).

Haryadi mengatakan, tidak maksimalnya lokomotif pariwisata dan pendidikan di Kota Yogyakarta dalam masa pandemi, mengakibatkan gerbong-gerbong ekonomi yang berkontribusi penting dalam penyerapan tenaga kerja dan pembentukan PDRB berjalan sangat pelan.

Namun, lanjutnya, di satu sisi kondisi pandemi menyebabkan gairah masyarakat untuk berolahraga semakin meningkat, salah satunya olah raga bersepeda.

Pemkot Yogya ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan geliat pariwisata di Kota Yogyakarta.

“Inilah yang kemudian menjadi daya tarik masyarakat dan wisatawan untuk bersepeda. Tentunya peluang tersebut harus dioptimalkan oleh para pelaku wisata dan masyarakat perkampungan di Kota Yogyakarta,” kata Haryadi seperti dikutip laman resmi Pemkot Yogyakarta, www.jogjakota.go.id, Kamis (5/11).

Kota Yogyakarta memiliki ikon dan tempat bersejarah serta bangunan heritage, sehingga menurutnya wisata bersepeda di Kota Yogyakarta dan sekitarnya terbilang lengkap.

Ia mengatakan, Pemkot Yogyakarta didukung Asosiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan telah merintis lima jalur wisata bersepeda dengan melalui perkampungan, pinggiran sungai dan bangunan bersejarah.

Lima jalur tersebut, lanjutnya, direncanakan untuk memberi alternative bagi masyarakat melalui jalur bersepeda yang tidak hanya melalui jalur utama, seperti Tugu dan Malioboro.

Beberapa waktu lalu, Pemkot Yogyakarta telah mencoba empat di antara lima jalur tersebut.

Dari diskusi setelah mencoba empat jalur tersebut, menurut Haryadi terdapat kebutuhan untuk menjadikan jalur bersepeda sebagai bagian aktivitas olah raga, namun sangat memungkinkan untuk dikembangkan sebagai paket wisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang mengungkapkan, jumlah kunjungan wisata sampai akhir 2020 diperkirakan sebesar 1.100.000 wisatawan, sementara jumlah yang ditargetkan sebanyak 4.000.000 wisatawan. Dengan kata lain, berkurang 72,5 % dari jumlah yang direncanakan.

Kondisi tersebut, menurut Maryustion ditambah dengan belum pulihnya aktivitas pendidikan, khususnya di perguruan tinggi, sehingga aktivitas kurang lebih 250.000 pelajar di Kota Yogyakarta juga berkurang.

 

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    ARGOSOSRO FM 93,2

    ARGOSOSRO FM 93,2

    Argososro 93,2 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini