70 Juta Penduduk Indonesia Tak Miliki Rekening Bank

[Expired] 25 - 27 September 2016

Oleh : Budi W / Minggu, 25 September 2016 15:34

 

Yogyakarta, www.gudeg.net - Demi memberikan informasi luas kepada masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang baik, Otoritas Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan kegiatan "OJK DIY bersama media bersinergi membangun visi". 

Tujuannya, agar insan media memiliki persamaan persepsi, dapat menyampaikan pesan ke masyarakat lebih jelas serta insan media memiliki tambahan pengetahuan mengenai OJK secara mendalam. Demikian informasi tersebut disampaikan oleh Kabag IKNB, PM & EPK, Probo Sukesi saat interiew dengan rekan media (24/09) di Sleman, Yogyakarta. 

Kegiatan yang berlangsung 24 - 25 September di Sambi Resort, Sleman, Yogyakarta tersebut tentunya mengajak rekan media lebih aware lagi dalam menyampaikan berita mengenai pengelolaan keuangan yang baik serta cara cerdas dalam memilih investasi. "Dengan penyampaian informasi ke masyarakat secara baik, maka mereka dapat terhindar dari tindak penipuan investasi." katanya.

Bentuk sosialisasai yang disampaikan ke masyarakat pun tidak melulu berupa seminar yang garing dan resmi. Namun disampaikan secara lebih menarik seperti model ketoprak humor yang pentas di 4 kabupaten/kodya serta sosialisasi lain yang tentunya dapat menarik masyarakat agar lebih paham mengenai literasi keuangan.

Dilokasi yang sama, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Fauzi Nugroho pada rekan media mengatakan bahwa literasi keuangan di DIY masih sangat rendah. Sehingga, upaya mencerdaskan masyarakat menjadi lebih penting agar hak mereka selalu konsumen juga terlindungi.

Secara umum, proses dalam mendapatkan informasi ditengah masyarakat disadari memang belum sepenuhnya well informed. Tujuan dengan memberikan informasi dan akses jasa keuangan formal ini diharapkan dapat meningkatkan sistem ekonomi dan keuangan inklusif, serta mengurangi ketimpangan pendapatan.

Data Bank Dunia tahun 2010 mengungkapkan bahwa lebih dari 50 % populasi rumah tangga Indonesia atau sekitar 70 juta penduduk dewasa tidak memiliki rekening tabungan di bank. “Sebanyak 68 persen penduduk Indonesia menabung, tetapi hanya 47 persen yang menabung di bank. Sedang mereka yang tidak memiliki tabungan, berasal dari golongan miskin ,” jelas Fauzi.

Masyarakat dengan keuangan rendah sebaiknya harus segera diedukasi dan mendapatkan informasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Tak lupa pula ya harus dilengkapi infrastruktur, pengawasan, regulasi serta kebijakan agar mereka ini memiliki inklusi keuangan yang tinggi," tambahnya.

Sebagai informasi, kegiatan seminar ini diisi oleh berbagai acara seperti pengisian materi Laku Pandai oleh BRI, Program Jaring & Simpel oleh BPD DIY, Asuransi Pertanian & Peternakan oleh Jasindo serta dialog inklusi keuangan dan waspada investasi.

jogjastreamers

SWARAGAMA 101.7 FM

SWARAGAMA 101.7 FM

Swaragama 101.7 FM


JOGJAFAMILY 100,2 FM

JOGJAFAMILY 100,2 FM

JogjaFamily 100,9 FM


RETJOBUNTUNG 99.4 FM

RETJOBUNTUNG 99.4 FM

RetjoBuntung 99.4 FM


RAKOSA 105,3 FM

RAKOSA 105,3 FM

Rakosa 105,3 FM



MBS 92,7 FM

MBS 92,7 FM

MBS 92,7 FM


Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini