Pariwisata

Jelang Libur 1 Muharram, Satpol PP DIY Siapkan Ratusan Personel

Oleh : Rahman / Selasa, 18 Agustus 2020 15:03
Jelang Libur 1 Muharram, Satpol PP DIY Siapkan Ratusan Personel
Satpo PP DIY beserta aparat keamanan TNI melakukan penertiban di Jalan Mayor Suryotomo, Gondomanan, Yogyakarta (2020)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY akan mempersiapkan ratusan personel untuk mengamankan libur peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam.

Tahun Baru Islam yang jatuh pada hari Kamis, 20 Agustus 2020 mendatang bertepatan dengan libur akhir pekan diprediksikan akan terjadi lonjakan wisatawan di Yogyakarta.

Untuk itu, pihak Satpol PP DIY akan menyiapkan ratusan personelnya untuk mengamankan sejumlah objek wisata dan tempat keramaian lainnya.  

“Diperkirakan ini akan menjadi libur panjang, dari Kamis hingga Minggu, terlebih hari Jumat (21/8) adalah libur cuti bersama. Kami akan persiapkan sekitar 250 personel gabungan,” ujar Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad saat dihubungi Gudegnet, Selasa (18/8).

Noviar menjelaskan, ratusan personel yang dipersiapkan terdiri dari 75 personel Satpol PP DIY dan sisanya berasal dari pihak TNI serta Kepolisian.

“Sebenarnya yang paling besar adalah yang kami siapkan untuk pengamanan objek wisata terutama wisata pantai yaitu sekitar 328 personel gabungan,” jelasnya.

Pihak Satpol PP akan memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawatan yang masuk ke DIY, namun tetap diimbau untuk selalu mengikuti peraturan protokol kesehatan yang berlaku.

“Kami juga akn terus mensosialisasikan protokol kesehatan terutama pemakaian masker serta tidak berkerumun di sejumlah tempat keramaian seperti Malioboro. Dimana Malioboro mungkin akan ramai seperti libur panjang minggu lalu,” ungkap Noviar.

Satpol PP DIY juga telah melakukan sejumlah tindakan preventif, dengan tujuan menekan angka penyebaran Covid-19 yang terjadi di masyarakat.

Noviar menyatakan, sejak tanggal 4 Agustus hingga saat ini Satpol PP DIY juag terus melakukan razia pemakaian masker walaupun hanya bersifat nonyustisi.

“Kami akan terus menggelar razia masker, sesuai dengan perintah Pemerintah Pusat. Tapi memang tidak ada sanksi hukum, hanya sebatas menertibkan saja,” kata dia.

Bagi Satpol PP DIY, kesulitan terbesar dari membludaknya wisatawan adalah mencegah tidak terjadinya kerumunan dan membiasakan untuk mengikuti alur keluar masuk lokasi wisata.

“Kerumunan adalah hal tersulit, karena setalah dibubarkan, mereka akan kembali seperti itu lagi ketika kami pergi dari lokasi, selain itu alur keluar masuk Malioboro juga kadang sulit dikendalikan bila wisatawan telah penuh di sana (Malioboro),” ucap Noviar.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    RAKOSA 105,3 FM

    RAKOSA 105,3 FM

    Rakosa 105,3 FM



    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini