Gudeg.net -
Ngayogjazz 2025 dibuka dengan meriah melalui kirab yang menghidupkan suasana Kalurahan Imogiri. Prosesi dimulai dengan penampilan khas Tedjo Badut, yang tampil jenaka berdandan ala ibu-ibu sambil meneriakkan, “Jazz! Diundang Mbokmu!” Seruan itu langsung disambut tawa dan tepuk tangan warga sejak langkah pertama kirab dimulai.
Di belakangnya, barisan Bregada Carnival Minggiran, Bregada Rekta Giri Goratomo Minggiran, Sholawatan Mudo Palupi Kembang, Laras Bumbung Sekar Madu Garjoyo, Yuliono Singsoot, Pagoejoeban Onthel Djokjakarta, hingga alunan saxophone dari para musisi Huaton Dixie tampil bersahutan, menambah semarak arak-arakan.
Rute kirab tahun ini melintasi titik-titik ikonik Imogiri: berangkat dari Toegoe Djam, melewati Joglo Batik dan Joglo Susu, sebelum akhirnya mencapai Panggung Simbok di Gantangan. Kirab ini menjadi perayaan ruang hidup dan ingatan kolektif warga Imogiri.
Setibanya di Panggung Simbok, Panewu Kapanewon Imogiri, Bapak Slamet Santosa, S.IP., M.M., menyampaikan sambutan hangat. Ia mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Imogiri sebagai tuan rumah penyelenggaraan Ngayogjazz.

Perayaan dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Rizky Handayani, Deputi Bidang Industri dan Investasi, yang hadir mewakili Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ibu Widiyanti Putri Wardhana. Dalam balutan pantun bernuansa jazz, beliau berharap Ngayogjazz terus menjadi agenda tahunan yang mengalun di hati masyarakat. Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula Piagam Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) kepada Jejaring Pengada-ada Ngayogjazz, diterima oleh Ajie Wartono. Penghargaan ini merupakan bagian dari program unggulan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk mendukung event-event terbaik di seluruh Nusantara. Apresiasi tersebut semakin lengkap dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari Komunitas Jazz Indonesia (KJI) melalui Aji Subiyantoro.
Sebagai puncak prosesi pembukaan, Manggalayuda selaku wakil tuan rumah membacakan pranatan pembuka, menyerukan dimulainya Ngayogjazz:
“Para prajurit tamtama lan sedulurku kabeh… Ing titi wanci iki, Dina Setu Legi, 15 November, Surya kaping 2025. Minangkani dhawuh para pepundhen, sesepuh, pinisepuh, lan sedherek sedaya… Adicara pasamuan Ngayogjazz… tumuli diwiwiti! Para tamtama… magita-gita….”
(Para prajurit dan saudaraku semua… pada waktu ini, Sabtu Legi, 15 November 2025. Mengikuti titah para tetua dan seluruh saudara… acara perjamuan Ngayogjazz akan dimulai! Para prajurit… bersiap-siap.)
Seruan itu dijawab serempak oleh para bregada dan seluruh peserta kirab dengan satu kata: “Samya!” Dengan lantang, Ngayogjazz 2025 resmi dibuka, dan panggung pun diserahkan kepada penampil pembuka: Vidas.




Kirim Komentar