Seni & Budaya

Gamelan Gaul Akan Kembali Digelar

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00

Gamelan tidak melulu identik dengan orang tua, budaya tradisional yang kuno, dan pemainnya yang ketinggalan jaman (baca: tidak gaul). Pada 12th Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2007 lalu, remaja dan anak-anak yang didekatkan dengan gamelan terbukti dapat menerima dan memainkan gamelan dengan baik.

Tahun ini, penyelenggaraan The 13th Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2008 memang tidak lagi menyertakan Gamelan Gaul sebagai salah satu sajiannya. Hal ini tidak berarti bahwa Gamelan Gaul tak layak lagi digelar, namun justru sebagai jalan bagi festival gamelan anak muda ini untuk tampil independen.

"Gamelan Gaul pada The 12th Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2007 lalu merupakan ajang ekperimen. Pada tahun ini akan kembali digelar secara terpisah dari YGF dan akan diselenggarakan tiap tahun pada bulan oktober," kata Direktur YGF Sapto Raharjo di Rumah Budaya Gayam 16 Yogyakarta (18/09).

Rencananya, Gamelan Gaul yang merupakan festival terbuka internasional akan diselenggarakan pada 22-23 Oktober 2008 di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta dengan melibatkan anak muda dari Jogja dan dari negara lain di dunia,

"Gamelan Gaul akan digelar pada 22-23 Oktober 2008 di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta dengan diikuti oleh muda Jogja dan dari luar negri seperti Malaysia dan Singapura yang telah memastikan diri ikut dan beberapa negara lain yang belum memberikan jawaban," kata Sapto.

Kegiatan budaya ini sengaja digelar sebagai sebuah wahana kreasi dan sosialisasi seni gamelan bagi para remaja serta untuk mengembangkan kemampuan berkesenian mereka terutama dalam memainkan gamelan dan kreativitas lain di luar gamelan seperti tari moderen serta penampilan menarik lainnya yang dekat dengan anak muda saat ini.

"Gamelan Gaul merupakan sebuah ajang kreasi, sosialisasi dan mengembangkan seni gamelan bagi para remaja serta kreativitas lain seperti tari moderen dan hal lain yang dekat dengan anak muda," tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah kegiatan seperti pelatihan dan rembug budaya telah diselenggarakan sebagai persiapan bagi peserta dari Jogja yang sebagian besar berasal dari kalangan pelajar Sekelah Menengah Atas (SMU).   

Pada pelaksanaannya nanti, Gamelan Gaul akan menggunakan materi seni gamelan moderen. Hal ini bukannya ingin keluar dari pakem, namun justru ingin mengembangkan seni tradisi sesuai dengan perkembangan jaman untuk meluaskan komunitas pecinta seni gamelan.

0 Komentar

    Kirim Komentar

    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    IRADIO 88.7 FM YOGYAKARTA

    IRADIO 88.7 FM YOGYAKARTA

    100% Musik Indonesia, Cinta Musik Indonesia.


    RAKOSA 105,3 FM

    RAKOSA 105,3 FM

    Rakosa 105,3 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini